Kehabisan Uang Akibat Lockdown, Satu Keluarga dan Balita Makan Nasi Lauk Gula - Berita.Lagioke.Net

Kehabisan Uang Akibat Lockdown, Satu Keluarga dan Balita Makan Nasi Lauk Gula


Untuk sekarang ini tengah mewabah virus corona dimana metode pengobatan paling ampuh dan cepat selesai masih belum ditemukan. Oleh karenanya alangkah lebih baik mencegah daripada melakukan pengobatan, sebab pasien sendiri sudah membludak hingga ribuan sampai tidak muat lagi.

Lockdown atau karantina wilayah memang cukup efektif untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19.

Namun, negara pun harus siap untuk membiayai kebutuhan masyarakat karena roda ekonomi terhenti.

Jika tidak, kelaparan bisa menjadi ancaman lain seperti yang hampir dialami oleh salah satu keluarga di Malaysia.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Sinar Harian, keluarga Roslan A Aliudins (30) hanya mampu melahap nasi bersama taburan gula pasir.

Roslan tinggal bersama istri dan anaknya di rumah susun (rusun) Taman Cendana, Pasir Gudang, Johor Bahru, negara bagian Johor, Malaysia.

Ia berasal dari Lahad Datu, Sabah dan telah menetap selama sepuluh tahun di Pasir Gudang.

Roslan bekerja sebagai ahli kelistrikan di sana. Namun, usai Movement Control Order (MCO) atau lockdown berlaku, ia tak mendapatkan uang sama sekali.

Kini, istrinya, Nurul Nisa Irmin (26) hanya bisa memasakkan nasi atau bubur sejak lima hari lalu.

Itu pun mereka sudah mendapat sumbangan dari komunitas setempat bernama Persatuan Penduduk Taman Cendana.

"Sejak pelaksanaan PKP (nama lain dari MCO), saya tak dapat bekerja meski diminta oleh pelanggan rumahan.

"Awalnya, saya masih memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi kira-kira seminggu lalu, sudah habis tabungan saya.

"Saya adukan masalah ini pada Ketua Persatuan Penduduk Taman Cendana Shamsul Bahrin Ibrahim sebelum pihaknya memberi bantuan beras dan gula.

"Sejak empat hari lalu, menu kami adalah makan nasi atau bubur dengan gula, selain nasi goreng," katanya pada Minggu 5 April 2020.

Mirisnya, ia memiliki anak bernama Muhammad Danial (4) yang tentu membutuhkan banyak asupan gizi.

Namun, kini Roslan bersama 3.000 orang lainnya yang tinggal di rusun itu diberikan sumbangan ikan dan sayur mayur pada Minggu 5 April 2020.

Bantuan itu berasal dari salah satu pusat perbelanjaan terkenal di Malaysia.

Roslan yang biasanya mendapat 800 Ringgit sebulan sangat berterima kasih atas bantuan tersebut.

Ia pun berharap agar lockdown segera berakhir dan dirinya bisa mencari nafkah seperti semula.

"Saya amat berterima kasih kepada Shamsul Bahrin dan Pasaraya Econsave atas bantuan yang diberikan.

"Hanya Allah yang dapat membalas jasa dan simpati mereka. Tanpa bantuan ini, kami pun tak tahu bagaimana akan bertahan hidup," ujarnya.***

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kehabisan Uang Akibat Lockdown, Satu Keluarga dan Balita Makan Nasi Lauk Gula"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel