Tak Disangka, Pekerja Sosial Ini Kuburkan Mr X yang Wajahnya Sudah Rusak, Ternyata Anaknya Sendiri - Berita.Lagioke.Net

Tak Disangka, Pekerja Sosial Ini Kuburkan Mr X yang Wajahnya Sudah Rusak, Ternyata Anaknya Sendiri


Tidak ada yang tau rencana yang maha kuasa, apapun bisa terjadi tanpa rasa diduga-duga, dan sebagai hamba kita hanya perlu melakukan yang terbaik.

Seperti seorang ayah satu ini, dimana lama mencari sang anak yang hilang, dan tanpa sengaja malah dipertemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa bahkan sudah tidak bisa dikenali lagi.

Antariksa (48) tak pernah menyangka jika anaknya yang hilang ternyata telah dia kuburkan sebagai jenazah tak dikenal. Tatapannya menerawang sambil meraba nisan putranya. Warga Setono, Pekalongan Timur, ini merupakan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) di bawah Dinas Sosial Kota Pekalongan.

Antarika atau Pak Nanang sapaannya, bercerita putranya S (14) pergi dengan motornya. Anak keempatnya itu terakhir dia lihat pada 18 April 2020.

"Saya terus mencarinya, malah sering dibantu Pak Babin dan Pak Babinsa, saya sering ditemani mereka," kata Nanang saat ditemui detikcom di rumahnya, Sabtu (18/7/2020).

Sehari usai anaknya pergi tanpa kabar, Nanang mendapatkan kabar putranya itu pergi dengan KN, remaja bertato tersangka pembunuhan temannya di Pekalongan. Kala itu, KN mengaku sempat pergi bersama Surya menuju Batang. Namun, kala itu KN mengaku Surya pergi duluan.

"Kebetulan saya kenal simbahnya. Saya datangi ke rumah Niko (panggilan KN). Ketemu anaknya. Saya tanya ke mana anak saya," katanya.

"Padahal selama ini, anak saya tidak pernah menginap ke rumah orang lain. Tapi, saya tetap cari ke Bandar. Diantar Pak Babin dan Pak Babinsa. Hasilnya nihil, tidak ada petunjuk," kenang Nanang.

Kala itu, dia tak menaruh curiga karena percaya keterangan KN. Nanang mengaku tetap mencari anaknya yang hilang tanpa ketemu.

"Terus saya cari-cari anak saya. Hasilnya nihil juga. Banyak orang yang curiga dengan KN. Anak yang bertato itu. Tapi saya pasrahkan pada Gusti Allah," jelasnya.

Sekitar sepekan setelah Surya menghilang, Nanang lalu mendapatkan laporan penemuan mayat anak punk tanpa identitas. Kondisi wajahnya rusak dan sudah membusuk saat ditemukan di bekas gudang mobil di Pekalongan Timur, Jumat (24/4) lalu.

"Saat itu, saya hanya melakukan tugas seperti biasa. Memang saya membatin, tingginya seperti anak saya yang belum pulang ke rumah sejak tanggal 18 April. Mukanya sudah tidak dikenali lagi karena wajahnya rusak mengelupas penuh belatung," kata Nanang.

Saat memulasara mayat tanpa identitas itu, Nanang mengaku terus teringat anaknya S. Nanang menyebut wajah anak itu sulit dikenali, namun tingginya sama dengan S.

"Saya yang memakamkan. Hanya saja saya terus berdoa untuk mayat itu. Bahkan, biasanya kalau pemakaman mayat tak dikenal hanya diberi nisan dari bambu biasa, saya belikan batu nisan. Begitu spesialnya saya berdoa untuk mayat itu. Nisan saya tulis mister x, agar suatu saat orang tua mencarinya mudah ditandai," kenang Nanang.

Dia pun mengaku kerap berdoa di pusara anak tanpa identitas itu. Seakan kerinduan pada anaknya terobati usai mengunjungi pusara itu. Kecurigaan Nanang muncul usai KN menjadi tersangka pembunuhan ABG di Pekalongan.

"Saat Niko telah berhasil ditangkap polisi, kakak S, membuka sosial media dan ada warga yang mengaitkan pelaku juga merupakan pelaku pembunuhan pada anak punk tadi," tutur Nanang.

Nanang lalu mendatangi kantor polisi untuk memastikan keberadaan anaknya kepada pelaku. Mengingat pembunuhan ABG di bantaran sungai itu, dia pun yakin S juga menjadi korban KN.

"Saat itu memang pak polisi lagi sibuk soal temuan mayat di sungai itu. Saya nggak bisa ketemu KN. Tapi saya pastikan, bahwa mayat anak yang sebelumnya dianggap sebagai anak punk dengan wajah penuh belatung itu, anak saya," ujarnya kelu.

Petunjuk itu dia dapatkan dari motor yang dipakai S. Dia mengenali motor yang sudah dimodifikasi S ada di Batang.

"Saya dengar seperti itu. Motor beat biru saya di Batang, saya tahu itu. Saya kenal benar karena motor sudah diubah oleh anak saya dan saya tahu masih ingat," jelasnya.

Kini dia dan istrinya hanya bisa pasrah. Makam Mr X tanpa nama itu ditata lagi. Dia pun hanya bisa mengirim doa untuk anaknya yang sudah meninggal itu.

"Makamnya kita tata lagi. Biar dia tidur dengan tenang di sana. Kami sudah ikhlas. Buat pelajaran bersama. Istri juga," tambah Nanang.

Nanang bercerita anaknya itu dikenal baik dan penurut. Jiwa sosialnya juga dikenal tinggi.

"Tadi teman-teman sekolahnya, datang. Ada yang nangis, nggak percaya. Surya seperti saya. Jiwa sosialnya tinggi. Ada temanya yang seragamnya sudah jelek, S izin ke saya untuk berbagi seragam sekolah," kenang Nanang.

Nanang pun menyerahkan kasus ini ke polisi. "Saya pasrahkan semuanya dengan pak polisi. Saya paham itu," jelas Nanang.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Ahmad Sugeng mengaku masih mendalami keterlibatan tersangka KN dengan kematian S. Pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.

"(Soal itu) Masih didalami mas, menunggu hasil pemeriksaan lagi," kata Ahmad Sugeng saat dihubungi detikcom via telepon.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tak Disangka, Pekerja Sosial Ini Kuburkan Mr X yang Wajahnya Sudah Rusak, Ternyata Anaknya Sendiri"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel