Belasan Foto Wanita Tak Berbusana Jadi Hasil Penipuan Sopir Angkot, Ngaku Jadi HRD Hingga 7 Korban Sudah Dinodai - Berita.Lagioke.Net

Belasan Foto Wanita Tak Berbusana Jadi Hasil Penipuan Sopir Angkot, Ngaku Jadi HRD Hingga 7 Korban Sudah Dinodai

Untuk sekarang ini memang sangat sulit mencari pekerjaan, dikarenakan beberapa perusahaan atau lembaga tertentu tengah menghadapi masa sulit di tengah pandemi.

Beberapa kalangan ada yang rela berkorban demi apapun dengan tujuan dapat pekerjaan. Akan tetapi kalau tidak berhati-hati, bisa saja terjadi demikian. 

Sebelas orang wanita pencari kerja tertipu oleh staf Human Resource Department (HRD) gadungan.

HRD tersebut sebenarnya adalah sopir angkot bernama Suherman (24).

Bahkan empat orang korban sempat diperkosa oleh Suherman.

Lokasi persetubuhan dilakukan di beberapa tempat.

"Empat korban itu saya setubuhi, ada di kosan teman dan ada di kebun masyarakat," kata Suherman kepada Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki, Senin (3/8/2020).

Kejahatan yang dilakukan oleh Suherman, diakuinya sudah dilakukannya sejak Februari 2020 hingga akhirnya ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi pada 30 Juli 2020.

Meskipun tidak sempat disetubuhi oleh pelaku, tujuh korban lainnya sudah memberikan foto tubuh dalam keadaan tidak berbusana.
Alasan pelaku meminta foto tersebut ialah untuk keperluan tes keperawanan.

"Dari sebelas perempuan tersebut, saya meminta uang mulai dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta, hingga ada yang Rp 1.500.000. Hasilnya, saya beli emas dan ponsel," katanya.

Suherman mengaku, bahwa aksi penipuan lowongan pekerjaan yang berujung pada aksi cabul, dipelajarinya melalui Facebook.

Saat berkomunikasi di Facebook, pelaku menggunakan foto profil perempuan. Setelah korban diperoleh, maka berlanjut pada bertukar nomor telepon dan berkomunikasi via Whatsapp.

Kesehariannya, Suherman bekerja sebagai sopir angkot. Menurut polisi, saat ditangkap tersangka memang lihai dalam berkomunikasi.
Saat menjalankan aksinya, tersangka memiliki dua peran, yaitu sebagai HRD untuk meminta administrasi berupa uang dan merangkap sebagai tim kesehatan untuk modus cek keperawanan.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuki menjelaskan, dari 11 korban tersebut, sudah ada 5 korban yang mendatangi Mapolres Cimahi untuk membuat laporan kepolisian.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti ponsel, emas, kartu SIM ponsel, bukti transaksi, dan rekaman (screen shoot) percakapan pelaku dan korban.

Rekaman percakapan yang ditunjukkan oleh Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Sigiro, bahwa pelaku berperan sebagai seorang wanita yang meminta korban untuk foto tanpa busana untuk keperluan cek fisik.

Dari percakapan tersebut, ada keraguan dan pertanyaan dari korban karena diminta foto bugil. Namun, Suherman berusaha meyakinkan korban bahwa foto tersebut tidak akan disebarluaskan.

Pelaku memaksa korban untuk mengirimkan foto tanpa busana dan harus dikirim via Whatsapp. Korban sempat bertanya, alasan pelaku untuk mengirim via WA, namun pelaku beralasan harus via WA.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Belasan Foto Wanita Tak Berbusana Jadi Hasil Penipuan Sopir Angkot, Ngaku Jadi HRD Hingga 7 Korban Sudah Dinodai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel