Bawa Istri Orang Tanpa Izin, Bos Perusahaan Ini Dijatuhi Denda - Berita.Lagioke.Net

Bawa Istri Orang Tanpa Izin, Bos Perusahaan Ini Dijatuhi Denda



Di Indonesia ini banyak sekali adat dari sabang sampai merauke, dimana setiap adat tersebut tentu saja memiliki aturan dan ketentuan masing-masing. Akan tetapi kalau membaca judul tersebut, tentunya kita akan menganggap kalau kejadian seperti itu bisa kena pasal perselingkuhan.

Namun jika diproses secara hukum yang berlaku ini harus ada beberapa bukti yang menyertai. Dan karena tidak ada bukti yang menjurus ke arah perselingkuhan, menjadikan denda dari bos perusahaan ini bisa ringan.

Bos perusahaan plat merah di Jambi membawa pergi  istri  orang lain.

Pria itu membawa pergi istri warga Sarolangun sekira tiga jam.

Sidang adat Kelurahan Sukasari memutuskan Rus, bos sebuah perusahaan telekomunikasi milik  negara di Kabupaten Sarolangun, dikenai denda seekor kambing.

Apa sebab Rus dikenai denda adat?

Awalnya, bos perusahaan pelat merah di Jambi itu membawa perempuan yang sudah bersuami selama tiga jam pada malam hari.

Peristiwa itu terjadi bulan lalu.

Ketua Lembaga Adat Kelurahan Sukasari, Syargawi, menceritkaan kronologi peristiwa itu terjadi.

Rus kala itu menjemput istri Af yang pulang dari Padang, Sumatera Barat di SPBU Bernai, sekitar pukul 00.00 WIB.

Setelah itu, mereka pergi makan ke Kecamatan Singkut yang jaraknya tidak sampai 30 menit dari Kota Sarolangun.

Setelah beberapa jam, barulah mereka pulang ke rumah.

Istri Af baru diantar pulang sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Mengetahui hal tersebut, suami perempuan itu, Af, marah.

Af melaporkan kejadian tersebut ke Lembaga Adat Kelurahan Sukasari hingga akhirnya sidang digelar.

Lembaga adat akhirnya memutuskan bahwa Rus yang membawa istri Af dan tanpa sepengetahuan suaminya, dinyatakan bersalah.

"Dikenai denda adat berupa satu ekor kambing, 20 beras, 20 kelapa, dan selemak semanis," kata Syargawi saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (8/9/2020).

Ia mengatakan dalam sidang, Rus dinyatakan bersalah karena membawa istri orang selama tiga jam pada waktu tengah malam.

Pengakuan Rus

Rus mengakui membawa istri Af ke Singkut pada tengah malam tanpa sepengetahuan suaminya.

Tidak adanya saksi yang mengarah tindakan perselingkuhan membuat hukuman Rus menjadi ringan.

Namun secara norma yang berlaku di masyarakat, perbuatan Rus tetap melanggar kepatutan.

"Tentu tidak langsung harus dibayar," sambung Datuk Syargawi.

Berdasarkan hasil kesepakatan, pelaku diberi waktu sampai tiga pekan untuk memenuhi seluruh denda adat yang dijatuhkan.

Damai dan kesepakatan

Datuk Syargawi menjelaska dalam sidang juga menuntut agar Rus dan Af berdamai.

Kemudian tidak membawa kasus dugaan perselingkuhan ini ke ranah hukum pidana.

"Kita putuskan agar berdamai. Laporan masing-masing harus ditarik dan tidak diteruskan ke pihak kepolisian," kata Datuk Syargawi.

Keputusan diterima

Hasil keputusan sidang adat, diterima semua pihak, termasuk Rus.

Untuk diketahui, pelaksanaan sidang adat dilakukan di aula Kelurahan Sukasari. Sidang ini dihadiri Rus, Af dan istrinya.

Kemudian ketua lembaga adat dan perangkatnya.

Ada juga Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, lalu Basuki selaku imam masjid serta ketua LPM dan Lurah Sukasari.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bawa Istri Orang Tanpa Izin, Bos Perusahaan Ini Dijatuhi Denda"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel