Durhaka! Pria Ini Malah Pukuli Ibu dengan Besi karena Disuruh Beli Elpiji - Berita.Lagioke.Net

Durhaka! Pria Ini Malah Pukuli Ibu dengan Besi karena Disuruh Beli Elpiji



Seorang anak memang harus menurut kepada setiap perkataan orang tua kalau memang itu masalah kebaikan. Apalagi kalau diperintah, yang seharusnya nurut dan melakukan apa yang diperintahkan tersebut dengan ikhlas.

Kalaupun memang tidak mau ya jangan bertindak keras, apalagi sampai melakukan tindakan aniaya seperti yang terjadi dalam kasus sebagai berikut.

Wawan, warga Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), ditangkap polisi. Pemuda 30 tahun ini diciduk lantaran memukuli ibu kandungnya sendiri hingga babak belur.

"Akibat pemukulan itu, sang ibu mengalami luka di bagian pundak dan muka lebam akibat pukulan besi," jelas Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas melalui melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat saat dimintai konfirmasi Sabtu (12/9/2020).

Wawan tega memukuli ibunya dengan sebatang besi dan sapu lidi karena marah saat disuruh membeli elpiji. Peristiwa pemukulan itu terjadi di rumahnya, Kelurahan Tanjung Laut Indah pada Rabu (9/9).

Kepada polisi, korban mengatakan sedang memasak di dapur sehingga meminta tolong pelaku untuk membelikan elpiji. Korban mengaku tak tahan terhadap sikap kasar anak laki-lakinya.

"Pengakuan ibunya, anaknya sering ringan tangan dan telah berulang kali begitu, hingga ibunya terpaksa melapor karena tak tahan lagi dengan sikap kasar sang anak," ungkapnya.

Wawan ditangkap di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, pada Kamis (10/9). Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Bontang.

"(Barang bukti) batang besi dan sapu lidi," tutur Hanifa.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 1 UU KDRT Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Wawan terancam pidana penjara 5 tahun.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Durhaka! Pria Ini Malah Pukuli Ibu dengan Besi karena Disuruh Beli Elpiji"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel