Sudah Berada di Tempat Aman Dinas Sosial, Anak Korban Prostitusi Ini Malah Diperkosa Berulang Kali - Berita.Lagioke.Net

Sudah Berada di Tempat Aman Dinas Sosial, Anak Korban Prostitusi Ini Malah Diperkosa Berulang Kali



Namanya juga rumah aman dimana seharusnya orang yang tinggal di sana pada dasarnya mendapatkan keamanan serta kenyamanan dalam berbagai aktivitasnya. Akan tetapi sayang, kurangnya pengawasan terhadap pihak dalam, malah meloloskan orang-orang yang memiliki jabatan malah menyalahgunakan hak tersebut.

RC (25) ditangkap karena memperkosa NJ (14) di Rumah Singgah Pasien (RSP) milik Yayasan Paser Peduli, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim). NJ, yang merupakan korban prostitusi online, itu diperkosa berulang kali.

"Pengakuan korban sudah lebih 5 kali disetubuhi di hadapan teman-temannya, pelaku juga melakukan intimidasi kepada teman korban agar tutup mulut," jelas Kasat Reskrim Polres Paser AKP Ferry Putra Samodra saat dimintai konfirmasi, Kamis (17/9/2020).

Pelecehan itu dilakukan di kamar di hadapan lima teman korban. Tersangka juga sempat memukul teman korban.

"Pelaku juga sempat memukul teman NJ menggunakan sapu lantaran pelaku tak mau perbuatannya diketahui siapa pun," imbuhnya.

Ferry menabahkan, korban dititipkan di dinas sosial, yakni Rumah Singgah Yayasan Peduli Paser Sesama. Namun, pelaku, yang mempunyai akses masuk dengan menggunakan jabatannya itu, tega menyetubuhi NJ yang tengah hamil 3 bulan.

"Korban dan kelima temanya, yang masih di bawah umur, semua merupakan korban jual-beli prostitusi online yang diamankan Polres Paser dibantu Polda Kaltim," ucapnya.

Saat ini korban masih berada di rumah singgah lantaran sedang menjalani sidang sebagai saksi prostitusi online. "Setelah kejadian ini, kami selalu monitor dan memperketat penjagaan kepada korban," tuturnya.

"Pelaku merupakan aktivis dan juga pengurus Forkomda PPA, dan ia bertugas sebagai melindungi dan mendampingi kasus yang melibatkan anak di bawah umur," ujarnya soal pelaku.

RC ditangkap di kediamannya di kawasan Kecamatan Grogot. Saat diperiksa, RC mengakui semua kejahatannya. Akibat perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 81 ayat 2 dan 3 atau Pasal 82 ayat 1 atau ayat 2 UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Diketahui, pada Juli lalu, Jatanras Polda Kaltim bersama Polres Paser berhasil mengungkap kasus prostitusi online di sebuah penginapan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Grogot. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan 6 tersangka yang diduga berperan sebagai muncikari, yakni 5 laki-laki dan 1 perempuan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sudah Berada di Tempat Aman Dinas Sosial, Anak Korban Prostitusi Ini Malah Diperkosa Berulang Kali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel