Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras Ngaku Mabuk: Dot Saya Isi Bir - Berita.Lagioke.Net

Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras Ngaku Mabuk: Dot Saya Isi Bir


Seorang pria berinisial AN (19), yang tega mencekoki bayi yang baru berusia 4 bulan dengan minuman keras (miras) di Kota Gorontalo, mengaku mabuk saat melakukan aksinya. Meski mabuk, AN mengaku sadar sedikit saat mencekoki miras ke kemenakannya itu.

"Saya sudah mabuk sekali (tapi) sadar sedikit, sudah banyak ada minum dan ramai-ramai minum," kata AN kepada wartawan di Mapolrres Gorontalo Kota, Jumat (22/1/2021).


AN mengaku tinggal bertetangga dengan orang tua bayi tersebut. Saat kejadian pada Rabu (20/1) malam, dia tengah berpesta miras di rumahnya dan mendengar kemenakannya itu menangis. Dia lalu pergi ke rumah kemenakannya dan menggendongnya untuk dibawa ke acara pesta miras di rumahnya.


"Saya bawa di rumah. Iya kami bawa di tempat minum. Jam 8 malam-pukul 20.00 Wita saya ambil," tuturnya.


Sesampainya di rumahnya, AN tidak langsung mencekoki kemenakannya dengan miras. Dia sempat menggendong kemenakannya itu selama satu jam.


"Setelah satu jam begitu, dia punya botol dot saya isi minuman energi dengan bir. Bir sedikit lalu saya kasih isap (dicekoki) ke dia (bayi)," imbuhnya.


Pengakuan AN kepada polisi, total 2 kali dia mencekoki kemenakannya dengan miras yang dioplos bersama minuman energi. AN bersama 5 rekannya yang ikut berpesta miras kini diamankan di Mapolres Gorontalo Kota.


Diketahui, aksi AN mencekoki kemenakannya itu dengan miras terekam video berdurasi 1 menit 4 detik yang diambil oleh rekannya, MT. Video itu kemudian viral di media sosial.


"Saat ini AN dan MT beserta 4 rekan mereka lainnya tengah dilakukan pemeriksaan di Unit PPA Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota untuk pendalaman lebih lanjut," Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras Ngaku Mabuk: Dot Saya Isi Bir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel