Guru Honorer Belasan Tahun Dipecat Usai Ungkap Besaran Gajinya di Medsos - Berita.Lagioke.Net

Guru Honorer Belasan Tahun Dipecat Usai Ungkap Besaran Gajinya di Medsos


Seorang guru honorer berinisial VN di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dipecat kepala sekolah. Hal itu dialaminya setelah ia mengunggah besaran gajinya di media sosial Facebook.

Guru tersebut dikabarkan telah mengajar belasan tahun di salah satu sekolah dasar (SD) negeri di Desa Sadar, Kecamatan Tellu. Namun, ia tak bisa berbuat apa-apa usai dirinya disebut melanggar kode etik sebagai guru.

Besaran gaji guru honorer tersebut pun beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @undercover.id pada Kamis (11/02/2021). Di postingan tersebut, VN mengunggah gajinya di akun Facebook pribadinya selama 4 bulan.

"Terima kasih banyak Bu Aji-Pak Aji, dana bosnya selama 4 bulan," begitulah tulisan yang disertakan dalam foto berisi besaran gaji yang diunggah VN di Facebook pribadinya hingga kemudian viral.


Adapun dalam sebuah kertas, ia juga menulis perincian penggunaan gaji yang diterimanya sebesar Rp700 ribu. Beberapa di antaranya untuk membayar utang, untuk diberikan ke orang tua, dan keperluan lain sehingga tidak ada lagi sisa untuk kebutuhannya.

"Dana bos selama 4 bulan Rp700.000. (Buat) bayar utang Rp500.000, kasih mammi Rp100.000, Aqwam Rp50.000, Aiyia Rp50.000, Jumlah Rp700. 000. Untuk saya mana?" tulisnya dalam secarik kertas.

Akibat mengunggah besaran gaji di media sosial hingga menjadi perbincangan di dunia maya, VN pun diberhentikan kepala sekolahnya sebagai guru honorer. Sebab, ia disebut melanggar kode etik dengan menyebarluaskan besaran gaji di media sosial.

Usai diberhentikan, VN menyebut sangat tidak bermaksud untuk mempermalukan kepala sekolah dan instansi tempat ia bekerja sebagai guru dengan mengunggah besaran gaji atau dana bos untuk gaji guru honorer di akun Facebook pribadinya.

Kisah guru honorer yang diberhentikan tersebut pun dengan cepat ramai di media sosial. Banyak warganet yang mengecam keputusan kepala sekolah bersangkutan karena dianggap bersikap berlebihan

Terkait hal itu, banyak warganet yang meminta pemerintah untuk turun tangan dan membantu guru honorer tersebut lantaran kebijakan kepala sekolah dianggap berlebihan. Apalagi, sang guru dikabarkan telah mengabdi selama 16 tahun di SD tersebut.

"Cepat nggak sih respons si @nadiemmakarim kayak kasus jilbab kemarin? Dim, Nadim, dicari tuh sama rakyat. Ditunggu respons cepatnya," tulis @aangentayangan


"Pak Nadiem lihat nih pengabdian 16 tahun, disia-siakan padahal cuma menuntut yang memang pantas menjadi haknya, miris sekali nasib pendidik di negeri ini," sahut @andrian_skywalker.

Usai viral di media sosial, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dikabarkan telah membentuk tim untuk membantu guru yang bersangkutan. Ditambah, publik juga mendesak pemerintah agar VN tak diberhentikan hanya karena mengunggah gaji di dunia maya.

"Seharusnya lebih dari Rp700 ribu untuk 4 bulan. Jangan-jangan kepseknya korup," timpal @rachma_suprabaningrum.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Guru Honorer Belasan Tahun Dipecat Usai Ungkap Besaran Gajinya di Medsos"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel