Kisah Pilu Penjual Tempe, Uang dan Dagangannya Digondol Anak-anak Nakal - Berita.Lagioke.Net

Kisah Pilu Penjual Tempe, Uang dan Dagangannya Digondol Anak-anak Nakal


"Sudah terjatuh, tertimpa tangga pula". Pepatah inilah yang menggambarkan kisah pilu seorang lelaki penjual tempe di Palembang, Sumatera Selatan. Lelaki yang biasa dipanggil Lelek Tempe ini dikerjai hingga uang dan dagangannya diambil oleh segerombolan remaja-remaja nakal.

Kisah Lelek Tempe ini pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @manaberita, Rabu (31/3/2021) lalu. Dari foto yang diunggah, lelaki tersebut tampak duduk lesu usai uang dan dagangannya diambil oleh segerombolan remaja tersebut.


"Hari ini, terjadi peristiwa menyedihkan. Segerombolan remaja menipunya, mengambil uang dan sebagian tempenya. Lelek Tempe tak kuasa melawan mereka," bunyi keterangan postingan tersebut.

Diceritakan, lelaki tua atau Lelek Tempe berjualan di Kawasan Sekojo, Palembang atau dekat Masjid Baitul Mukminin. Dengan mengayuh sepeda, ia berjualan mulai pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB.


"Bapak tua penjual tempe ini biasa dipanggil Lelek Tempe, dia biasa berjualan dari jam 06.00 pagi s.d 11.00 siang di kawasan Sekojo di dekat Masjid Baitul Mukminin. Walau untungnya tak seberapa, walau usia telah mengikis tenaganya, Lelek Tempe tetap setia menjalani profesi yang telah digelutinya puluhan tahun ini," tulisnya.

Akan tetapi, meski usia yang sudah menua, ternyata masih saja ada orang yang tega mengerjai lelaki tua tersebut. Ia dikerjai oleh segerombolan remaja-remaja nakal saat berjualan. Uang dan daganganya pun digondol hingga membuat dirinya tertunduk lesu.


Dikabarkan, Lelek Tempe sempat melawan para gerombolan remaja nakal itu. Namun, karena faktor usia, ia tidak berdaya dan uang hingga dagangannya pun diambil cuma-cuma oleh gerombolan remaja tersebut.

Tak ayal, usai peristiwa tersebut, Lelek Tempe tampak duduk lesu di sebuah bangunan kosong sambil menyandarkan kepala di tangan kanannya. Ia terlihat tak berdaya usai para remaja nakal tersebut menggondol uang dan beberapa dagangan.

"Bila bertemu Lelek Tempe ini, belilah tempenya atau bila sempat datanglah ke rumahnya di Jalan Iswahyudi dekat Masiid Al Huda, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Semoga teman-teman semua, khususnya yang di Palembang diberikan waktu dan kesempatan untuk dapat memberikan kebahagiaan untuk Lelek Tempe," tulisnya lagi.

Kini, sejak ramai diperbincangkan, kisah Lelek Tempe tersebut viral di media sosial dan mendapat beragam komentar dukungan dari warganet. Bahkan, banyak dari mereka mengaku ingin membantu lelaki tua penjual tempe tersebut.

"Iya. Biasa dia lewat depan toko aku. Suaranya kenceng. Tapi dia nggak kayuh sepedanya. karena udah tua. Semoga bapak diberikan kesehatan. Amin ya, Allah," tulis @rizkilarasanti.

Bapaknya orang mana ya kalau bisa buat sumbangan untuk bapaknya dan bantu up, kasihan," sahut @lili_amawhm.

"Semoga Allah SWT dilimpahkan rezeki yang banyak yang barakah untuk kakeknya," timpal @geraihumairah.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Pilu Penjual Tempe, Uang dan Dagangannya Digondol Anak-anak Nakal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel