Tukang Pijit Bertarif Rp300 Ribu Membunuh Pria di Apartemen, Ya Ampun - Berita.Lagioke.Net

Tukang Pijit Bertarif Rp300 Ribu Membunuh Pria di Apartemen, Ya Ampun


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut AS, pelaku pembunuhan di lantai 26 Apartemen Grand Dhika City, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, memiliki kelainan seksual. "Pelaku ini memang punya kelainan seksual," kata Yusri saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (13/7).

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menambahkan, pelaku merupakan pegawai resepsionis di apartemen tersebut.

Kasus itu terungkap setelah polisi melakukan penyidikan atas penemuan mayat di apartemen tersebut.

"Pelaku ini ditangkap di kantornya sendiri, (setelah) selama kurang lebih empat hari dilakukan penyidikan, setelah ditemukan mayat di Grand Dhika," ujar Yusri. Kasus tersebut bermuka saat korban menghubungi AS agar mendatangi apartemennya untuk memijit dengan bayaran Rp300 ribu.


Saat hendak memijit, pelaku mengetahui korban ternyata positif Covid-19. Walakin, pelaku enggan melanjutkan pekerjaannya tersebut.

"Pelaku ketahui korban positif Covid-19 sehingga ada niatan untuk tidak melanjutkan pekerjaannya," ujar Yusri.


Lantas terjadi cekcok mulut, berlanjut perkelahian. "Pelaku mencekik korban sampai meninggal dunia," ucap Yusri.


Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tukang Pijit Bertarif Rp300 Ribu Membunuh Pria di Apartemen, Ya Ampun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel