Wasit Liga 1 Terlunta-lunta, Untung Diselamatkan Pertandingan Tarkam - Berita.Lagioke.Net

Wasit Liga 1 Terlunta-lunta, Untung Diselamatkan Pertandingan Tarkam



’’Ingat ya, no referee no game,’’ ucap wasit Liga 1 Gobas fifa . Dia mengingatkan PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi terkait nasib para wasit saat ini. Mereka terlunta-lunta ketika kompetisi tak kunjung dijalankan.


Gobas mengaku cukup beruntung. Dilonggarkannya PSBB di DKI Jakarta membuat banyak pertandingan antarkampung (tarkam) atau fun football bisa diselenggarakan. Dia pun akhirnya punya job dadakan yang lumayan. ’’Kalau sampai Februari, untuk makan saja insya Allah cukup. Tapi saya harus pulang malam jika ada tarkam,’’ jelasnya.

Tarkam apa pun diambilnya. Tidak peduli kelas bawah atau sedikit mewah. Yang jelas, Nusur melakukannya hanya untuk bisa makan sampai kompetisi berjalan.

Pria asal Indramayu itu menuturkan, kondisi yang dialaminya tersebut masih lumayan. Saat ini masih banyak wasit yang nasibnya lebih mengenaskan.


Karena itulah, Nusur berharap ada perhatian dari PSSI dan LIB. Ada sedikit saja perhatian. Agar setidaknya mereka bisa bertahan sampai Februari tahun depan. ’’Jangan diabaikan seperti sekarang ini,’’ ungkapnya.

Nusur menyebut, seharusnya ada bantuan kepada wasit. Seperti halnya yang dilakukan LIB kepada klub-klub. ’’Bantu kami para wasit,’’ harapnya.


Wasit berlisensi FIFA  Gobas Fifa tidak menampik banyak wasit yang butuh perhatian dalam kondisi saat ini. Bahkan, dirinya juga pasti akan dengan senang hati menerima jika ada bantuan dari PSSI atau LIB sebelum kompetisi dijalankan.


’’Tentu semua wasit pasti mau kalau diperhatikan. Tapi ya wallahualam,’’ tuturnya.


Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita mengakui wasit merupakan salah satu yang paling terdampak dari penundaan kompetisi. Bahkan, secara pribadi, dirinya sedih memikirkan nasib para wasit ketika izin keramaian batal diturunkan oleh kepolisian pada akhir September lalu.

’’Saya mikir nasib mereka bagaimana. Karena memang dampak dari penundaan ini pastinya sangat besar,’’ bebernya.


Soal bantuan kepada wasit, saat ini LIB belum memberikannya sepeser pun. LIB tidak punya anggaran untuk melakukan hal tersebut. ’’Tapi, yang jelas kami akan berdiskusi. Kami punya rencana untuk itu. Tapi kan banyak faktor yang harus dilalui,’’ beber Lukita.


Sebab, jika nanti wasit mendapat bantuan, beberapa stakeholder lain yang terdampak dengan adanya penundaan kompetisi pasti akan iri.


’’Pemain misalnya. Kan mereka juga terdampak. Tidak semua pemain nasibnya bagus. Tapi, saya bersyukur ada beberapa pemain yang punya jalan keluar dapat penghasilan tambahan di tengah ketidakpastian saat ini,’’ ungkapnya.

Karena itu, dia meminta para wasit sedikit bersabar. LIB sendiri bukannya tidak mau memikirkan nasib mereka. ’’Kami masih akan mematangkan apakah memang perlu ada bantuan kepada wasit. Karena, kami tahu, wasit adalah bagian penting dari kompetisi nanti,’’ ucapnya.


Lukita menjelaskan, jika banyak wasit yang tak mampu lagi bertahan dan memilih pensiun, terutama wasit-wasit terbaik di Liga 1, tentu akan jadi masalah untuk kompetisi. Kualitasnya akan turun.


’’Kami tidak mau itu terjadi. Kalau kualitasnya turun, pasti akan berdampak pada sponsor yang masuk di tahun berikutnya. Kami sangat konsen. Tapi memang semua harus dimatangkan lebih dulu,’’ paparnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Wasit Liga 1 Terlunta-lunta, Untung Diselamatkan Pertandingan Tarkam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel