300 Rumah di Manokwari Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor Gas - Berita.Lagioke.Net

300 Rumah di Manokwari Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor Gas


Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya, mengungkapkan dari hasil olah TKP Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Manokwari menemukan penyebab kebakaran 300 unit rumah di Borobudur, Manokwari, Papua Barat berawal dari ledakan kompor gas.

"Dari hasil olah TKP kebakaran rumah warga nelayan di Borobudur yakni karena ledakan kompor gas. Saat itu kompor gas ditinggal dalam keadaan menyala oleh pemilik rumah yang sedang pergi belanja ke pasar. Sementara sang suaminya sedang melaut mencari ikan di laut," kata Dadang.

Akibat dari kompor gas yang lupa dipadamkan oleh pemilik rumah itu menyebapkan kebakaran yang menghanguskan 300 rumah milik warga.

Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya kerugian material 300 unit rumah papan, 5 unit sepeda motor,  serta 11 unit mesin perahu milik nelayan.

"Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, semua warga selamat dari insiden kebakaran tersebut. Namun hanya kerugian material milik warga setempat,"ungkapnya.

Untuk saat ini korban yang terbagi dalam tiga lokasi ditangani oleh BPBD Manokwari dan Papua Barat dalam kondisi baik dan sehat. Karena ada keterpaduan masing-masing fungsi Dinas Kesehatan, BPBD, petugas relawan dan juga TNI dan Polri terjun bersama membantu para warga korban kebakaran tersebut.

"Saat ini warga pengungsi telah ditempatkan di Gedung Wanita Manokwari yang mana daya tampungnya sebanyak 500 orang. Tetapi masih sekitar 30 orang ibu-ibu dan anak-anak dikarenakan sebagian masih menunggu kesepakatan dari masing-masing keluarga untuk merelokasi ke tempat pengungsian," katanya.

Lanjut dia, Gedung Olahraga Sanggeng Manokwari sudah disiapkan untuk menampung para korban kebakaran itu. Gedung itu daya tampungnya sebanyak 700 orang serta lokasi lain di Masjid Jami Merdeka, masih ada 200 warga menetap dan bertahan di lokasi kebakaran itu.

"Warga masih menetap mereka beralasan mencari barang-barang yang mungkin masih bisa diselamatkan,"ucapnya.

Untuk saat ini, kebutuhan yang dibutuhkan oleh warga yakni kebutuhan makan, MCK, dan obat-obatan, dan pakaian layak pakai. 

"Saat ini prioritas kami adalah masalah pengungsian untuk merelokasi warga korban kebakaran untuk ditempatkan gedung yang lebih aman karena menjaga kesehatan para korban ini paling terpenting,"tandasnya. (*)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "300 Rumah di Manokwari Terbakar Akibat Lupa Matikan Kompor Gas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel