Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom ShamingBaca artikel detikHealth, "Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom Shaming - Berita.Lagioke.Net

header

Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom ShamingBaca artikel detikHealth, "Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom Shaming


Baru-baru ini, curhat seorang ibu bernama Bunga Ayu Dewi viral di media sosial setelah dirinya membagikan pengalaman merawat sang anak yang bisa sangat melelahkan. Ia juga menyinggung ibu rumah tangga yang berisiko mengalami depresi.

Sebelum fokus merawat sang buah hati, Bunga bekerja sebagai reporter. Kemudian ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya agar bisa fokus menjaga anak dan tidak kehilangan golden age sang buah hati.


Dalam videonya, Bunga menceritakan bahwa depresi ibu rumah tangga nyata terjadi dan terkadang mengurus anak siang hingga malam bisa menjadi kegiatan yang sangat melelahkan.

Menurutnya, selama menjalani masa penyesuaian dari seorang ibu pekerja menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya, itu menjadi masa-masa yang berat. Ia dihadapkan dengan berbagai perubahan yang jauh berbeda dengan apa yang ia alami selama masih bekerja.


"Kalau aku sebelum kerja terus resign full di rumah, itu yang bikin suka banyak pikiran, nggak punya teman, waktu berubah 180 derajat, pagi ketemu pagi, tidur nggak beraturan, kayak merasa nggak punya teman. Tiap hari sama bayi, mendengar tangisan bayi yang kita nggak paham dia mau apa, biasanya pergi kemana aja bebas," paparnya saat dihubungi detikcom, Rabu (20/10/2021).


"Setelah aku resign dan menjalankan IRT ternyata enggak mudah," lanjutnya.

Meski mengaku belum pernah mengalami mom shaming, tetapi melalui konten-konten yang ia buat, baik di TikTok dan Instagramnya, Bunga ingin memberikan edukasi mengenai mom shaming yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat.


Dikutip dari Psychology Today, mom shaming diartikan sebagai perilaku mengkritik atau mengomentari ibu dengan nada negatif yang bisa membuat ibu merasa bersalah atas apa yang ia lakukan.


Menurut Bunga, masih banyak orang yang kerap meremehkan ibu rumah tangga hanya karena sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah dan tidak bekerja.


"Tapi kebanyakan di lingkungan kan masih memandang sebelah mata IRT karena ga kerja," pungkas Bunga.

Hal inilah yang kemudian mendorong Bunga untuk mulai membuat konten edukasi mengenai mom shaming karena baginya setiap orang memiliki kondisi psikologis yang berbeda-beda.


"Nah aku lebih ke support IRT, ternyata nggak mudah loh, mental up and down. Mental orang itu beda-beda, kayak sedih itu wajar, tapi jangan komen nggak bersyukur sih atau di rumah aja ngapain kan kamu dirumah ga kerja," ucap Bunga.


"Jadi mending di-support daripada dibilang enggak bersyukur. Itu bagian mom shaming," sambungnya.


Dalam unggahan TikToknya yang lain, Bunga juga menyertakan survei pada 2012 dari Gallup poll yang membuktikan bahwa depresi pada ibu rumah tangga nyata terjadi dan banyak menimpa IRT.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom ShamingBaca artikel detikHealth, "Kisah Viral Wanita Curhat Beratnya Jadi IRT, Beri Pesan Buat Korban Mom Shaming"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel