Apa Arti Cap ADS yang Viral di TikTok Disebut Bikin Uang Ditolak Saat Transaksi? ini Tanggapan BI - Berita.Lagioke.Net

header

Apa Arti Cap ADS yang Viral di TikTok Disebut Bikin Uang Ditolak Saat Transaksi? ini Tanggapan BI


Cap bertuliskan 'ADS' pada sebuah uang kini tengah jadi perbincangan warganet hingga viral di TikTok.


Warganet TikTok bertanya-tanya apa arti cap ADS yang disebut-sebut bisa bikin uang ditolak saat transaksi.


Pihak Bank Indonesia (BI) pun memberikan tanggapan terkait hal ini.

Awalnya, postingan tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @mommaadam.


Akun TikTok tersebut menceritakan pengalamannya saat mengambil uang di ATM dan semua uangnya terdapat cap bertuliskan 'ADS'.


Gara-gara cap tersebut, uang miliknya ditolak saat melakukan transaksi di farmasi.



“Guys mohon info dong ada yang tahu nggak arti dari cap ADS di duit itu? Jadi aku tadi ngambil uang di ATM Rp 1.500.000 ternyata semuanya ada cap itu.

Dan gara-gara ada cap itu aku ke farmasi ditolak duitnya. Tolong dong kasih tau,” ujarnya dalam video yang ia unggah.


Hingga kini postingan tersebut telah dilihat lebih dari 2 juta kali, disukai lebih dari 53.200 pengguna dan mendapat lebih dari 2.862 komentar.

Terkait hal tersebut,Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan mengatakan bahwa pihak Bank Indonesia tidak pernah memberikan cap pada uang.


Sehingga, dia tidak mengetahui maksud dari cap ADS dalam video viral tersebut.


“Saya baru lihat ini. Nggak tau juga makna Ads itu apa,” ujar junanto, Minggu (17/10/2021), melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Video Viral Uang Cap 'ADS' Disebut Ditolak Saat Transaksi, Ini Kata BI'



Pihaknya menegaskan, pihak Bank Indonesia tidak pernah memberikan cap pada uang kertas yang diedarkan.

“BI tidak mencap uang. Jadi kalau dari BI, uang layak edar tidak dicap,” ujarnya.


Dalam video disebutkan, uang dengan cap ADS ditolak saat akan digunakan untuk transaksi pembayaran di farmasi.



Terkait hal itu, Junanto mengatakan, uang dengan cap ADS seperti pada postingan tersebut masih berlaku untuk transaksi selama uang tersebut asli.


“Sepanjang uang itu asli maka merupakan alat bayar yang sah di Indonesia,” ujarnya.


Adapun ia menambahkan, masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang di bank maka juga bisa melakukannya untuk uang yang rusak, lusuh, tidak layak edar.

Terkait adanya cap dalam uang kertas Rp 50.000 tersebut, Junanto mengingatkan bahwa uang rupiah dilarang untuk dicoret-coret atau dirusak. 


Sebab hal itu termasuk pelanggaran dan bisa dikena pidana.


Dikutip dari Kompas.com, seseorang yang dengan sengaja merusak atau menghancurkan uang bisa dikategorikan melanggar UU Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang Rupiah Pasal 35.


Hukuman tindakan tersebut pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)," bunyi pasal tersebut.

Sumber:Tribunnews

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Apa Arti Cap ADS yang Viral di TikTok Disebut Bikin Uang Ditolak Saat Transaksi? ini Tanggapan BI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel