Kereta Telat 1 Menit dan Gaji Dipotong Rp7.000, Masinis Gugat Perusahaan - Berita.Lagioke.Net

header

Kereta Telat 1 Menit dan Gaji Dipotong Rp7.000, Masinis Gugat Perusahaan


Seorang masinis di Jepang belum lama ini jadi perbincangan hangat di berbagai media mancanegara termasuk di Tanah Air. Pasalnya, masinis yang bersangkutan menggugat perusahaan tempatnya kerja karena memotong gajinya Rp7.000.

Mengutip Japan Today, peristiwa itu diketahui bermula saat seorang masinis dikabarkan menyebabkan keterlambatan kereta selama 2 menit. Sang masinis yang bekerja di kereta cabang Okayama tersebut mengalami insiden akibat berada di peron yang salah.

Kala itu, masinis yang disembunyikan nama dan identitasnya tersebut menunggu di sebuah peron stasiun pada 18 Juni 2020 lalu. Disebutkan, ia sama sekali tidak mengetahui bahwa dirinya berada di peron yang salah hingga membuat kereta dikabarkan mengalami keterlambatan selama 2 menit.

Hingga kemudian, menyadari dirinya berada di peron yang salah, sang masinis lantas bergegas menuju ke peron yang semestinya. Akan tetapi, saat itu, pertukaran shift antar masinis membuat kereta mengalami penundaan yakni satu menit untuk keberangkatan dan satu menit memarkirkan kereta di depo.

Nah, nal itulah yang membuat masinis tersebut mengalami pemotongan upah lantaran dianggap menyebabkan keberangkatan kereta tertunda 2 menit. West Japan Railway Company alias tempat kerja masinis tersebut memotong gaji 85 yen atau sekitar Rp11.000.

Tak ayal, masinis yang bersangkutan tidak terima lantaran insiden tersebut dianggap tidak merugikan penumpang sama sekali. Ia lantas membawa permasalahan tersebut ke Kantor Inspeksi Standar Tenaga Kerja di Kota Okayama.

Menurutnya, insiden keterlambatan kereta selama 2 menit tidak disengaja dan tak ada satupun yang dirugikan lantaran kereta keberangkatan dinilai sampai tepat waktu ke daerah tujuan. Di sisi lain, JR West kemudian mengurangi insiden waktu tunda tersebut selama 1 menit dahnmengurangi pemotongan gaji hanya Rp7.000.

Kendati demikian, merasa tidak puas, masinis tersebut geram hingga membawa permasalahan itu ke Pengadilan Distrik Okayama pada Maret 2021 lalu. Dilaporkan, masinis tersebut sangat tidak terima lantaran insiden itu sama sekali tidak merugikan penumpang dan perusahaan juga tidak mengalami kerugian sama sekali.

Hal itulah yang membuat masinis tersebut membawa ke ranah hukum karena dirinya disebut telah dicap buruk oleh perusahaan tempat kerjanya. Ia menuntut kompensasi Rp5.000 karena pemotongan upah 1 menit dan Rp1.600 untuk lemburnya.

Tidak hanya itu saja, sang masinis juga menuntut perusahaan tersebut 2,2 juta yen atau sekitar Rp227 juta akibat penderitaan mentalnya. Terlebih, ia juga dikabarkan menanggung malu karena permasalahan tersebut yang sebenarnya tidak merugikan siapapun.

Sementara itu, akibat insiden tersebut, sang masinis juga menyebut upahnya tidak boleh dikurangi sepeser pun lantaran insiden itu terjadi saat pertukaran shift. Menurutnya, keterlambantan satu menit itu murni karena hal tersebut.

Tak bisa dimungkiri, permasalahan masinis dengan perusahaan tempat kerjanya itu kini ramai dibahas publik Jepang. Bahkan, rata-rata warganet di Negeri Sakura tersebut mendukung masinis yang bersangkutan lantarang dianggap diperlakukan tidak adil oleh perusahaan itu. (fre) 

Sumber: kumparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kereta Telat 1 Menit dan Gaji Dipotong Rp7.000, Masinis Gugat Perusahaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel