Kisah Pebalap WSBK, Scott Redding dan Bocah Penjual Gelang - Berita.Lagioke.Net

header

Kisah Pebalap WSBK, Scott Redding dan Bocah Penjual Gelang


Beragam momen terjadi di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, saat menggelar balapan World Superbike (WSBK). Mulai dari cuaca buruk hingga pertemuan pebalap Scott Redding dengan bocah penjual gelang ramai diperbincangkan publik Tanah Air.

Bahkan, Redding membagikan momen itu di akun Instagram pribadinya pada Kamis (18/11/2021). Dari postingannya tersebut, Redding merekam seorang bocah penjual gelang yang dianggap ramah dan tidak memaksanya untuk membeli dagangannya.

Dari video yang telah dilihat lebih dari 500 ribu kali tersebut, Redding salut dengan sikap bocah yang bersangkutan saat menjual dagangannya di sebuah pantai di Lombok, NTB. Kala itu, pebalap asal Inggris tersebut tengah menikmati keindahan pantai Lombok bersama dengan kekasihnya.

Nah, saat itu ia bertemu bocah tersebut dan menawarkan gelang. Namun, Redding mengaku tidak ingin membeli dagangannya itu karena ia tidak memiliki uang tunai rupiah. Uniknya, jika kebanyakan penjual mendesak orang untuk membeli, bocah itu dianggap tidak demikian dan malah sangat ramah.

"Maaf, saya tidak pakai gelang dan saya tidak punya tunai (uang rupiah)," tulis Redding saat menceritakan pertemuannya dengan bocah itu.

Disebutkan, pebalap yang finis di urutan kedua pada race ke-2 World Superbike di Sirkuit Mandalika tersebut kemudian berbincang dengan bocah itu. Redding mengungkapkan bahwa sebenarnya saat itu dirinya ingin bersantai dengan sang pacar di pantai hingga tak ingin diganggu.

Namun, melihat keramahan dan sikap bocah tersebut, hal itulah yang membuat Redding memberi uang ke bocah itut. Pasalnya, saat berbincang, bocah penjual gelang itu bisa berbahasa inggris dan menyebut dirinya sangat senang bersekolah. Namun, jika hari libur, ia kemudian membantu keluarga dan menjual gelang untuk mencari uang.

Dengan hal itu, Redding merasa nyaman saat berbincang dengan bocah tersebut dan tersentuh mendengar ceritanya. Lantas, Redding kemudian mengambil uang tunai untuk diberikan ke bocah penjual gelang itu. Disebutkan juga, bocah yang bersangkutan saat itu tidak memaksa pebalap asal Inggris itu untuk membeli dagangannya.

"Kami bicara tentang sekolahnya dan dia sangat menikmatinya dan menganggap sekolah itu menyenangkan. Dia juga menjelaskan bahwa ketika hari libur, dia  mencari uang dengan menjual gelang," cerita Redding.

Jadi, saya bilang padanya, saya hanya ingin bersantai dan nanti saya memberi uang uang tunai untuk membeli daganganmu. Dia mengatakan kepadaku, 'janji, ya?'.  3 jam kemudian dan saya kembali dan memberi uang tunai kepadanya," lanjutnya.

Keramahan dan perjuangan bocah penjual gelang tersebut mencari uang membuat Redding tergugah. Bahkan, pebalap Ducati itupun memuji sikap sang bocah lantaran tidak memaksanya untuk membeli gelang tersebut.

Terlebih, cara pemaksaan sering dilakukan pembeli di tempat wisata. Namun, bocah itu tidak melakukannya hingga membuat Redding tergugah dan memberi uang senilai Rp300 ribu.

Aku memberi uang karena saya telah berjanji. Saya kembali dan kamu menunggu. Kamu di sekolah juga belajar bahasa inggris. Tapi, saya tidak ingin kalung itu, namun bekerja keraslah dan saya mengharga usahamu," ucap Redding kepada bocah bernama Man tersebut.

Tak ayal, video itupun ramai diperbincangkan publik di media sosial. Terlebih, publik memuji keramahan bocah tersebut lantaran tidak memaksa pebalap asal Inggris itu untuk membeli dagangannya. Di sisi lain, publik juga memuji kebaikan Redding dengan memberi uang ke bocah  itu.

"Baik sekali om yang satu ini. Semoga om Redding podium 1," tulis @titislindung.

"Wahh keren paman," sahut @andri_cobain46.

"Ya, intinya adalah etika, sih. Thank you, Scott," timpal @fadly.35. (fre)

Sumber: kumparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Pebalap WSBK, Scott Redding dan Bocah Penjual Gelang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel