Lionel Messi, Cristiano Ronaldo & Mohamed Salah Hiasi Daftar Kandidat - Berita.Lagioke.Net

header

Lionel Messi, Cristiano Ronaldo & Mohamed Salah Hiasi Daftar Kandidat



Duo tradisional Messi dan Ronaldo akan bersaing dengan Salah, Lewandowski, dan lain-lain untuk merebut mahkota GOAL50 tahun ini.


Deretan bintang top mewarnai daftar nominasi GOAL50 2021 untuk kategori pria, di antaranya duo tradisional Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, serta Mohamed Salah yang tampil prima bersama Liverpool.


Selain ketiga pemain di atas, nama-nama beken lain seperti Robert Lewandowski, Kevin De Bruyne, serta Erling Haaland juga jadi kandidat kuat untuk merebut anugerah tahunan yang kali ini mengalami perombakan menarik.


Ya, tahun ini fans yang akan memutuskan pemenang penghargaan bergengsi ini.


Simak lis nomine selengkapnya, dan pastikan Anda ikut memberikan suara untuk menentukan pemain terbaik 2021. Voting dibuka dari tanggal 2 sampai 16 November.


Dani Alves - Bek, Brasil


Sosok asal Brasil ini tidak sekadar main di usia 38, dia masih meraih trofi, pesepakbola paling sukses sepanjang masa itu menambah koleksi medalinya setelah membawa negaranya menjuarai emas di Olimpiade musim panas di Tokyo.


Nicolo Barella - Gelandang, Inter dan Italia


Gelandang komplet ini tampil luar biasa ketika Inter menjuarai Serie A sebelum kemudian mengangkat trofi Euro, dengan momen paling diingat adalah gol pembuka melawan Belgia di perempat-final.


Karim Benzema - Penyerang, Real Madrid dan Prancis


Salah satu kisah sukses Prancis di Euro 2020, dengan sang penyerang menjaringkan empat gol untuk menjawab panggilan mengejutkannya ke timnas, yang kembali datang setelah tampil tajam bersama Real Madrid di mana ia mengemas 30 gol.


Leonardo Bonucci - Bek, Juventus dan Italia


Bek sentral itu membantu menyelamatkan musim Juventus di Serie A sebelum menjadi pahlawan nasional dengan gol penyeimbang dalam kemenangan Italia di final Euro 2020 melawan Inggris.


Giorgio Chiellini - Bek, Juventus dan Italia


Bek sentral Juventus yang tanpa kompromi ini berusia 37 tahun tetapi masih kuat, dengan ia melewati beberapa masalah cedera untuk membawa Italia meraih juara di Euro 2020, sehingga menyegel statusnya sebagai salah satu bek hebat di era modern.


Federico Chiesa - Penyerang, Juventus dan Italia


Pemain sayap yang sudah lama dinanti-nanti akhirnya mencuat sebagai talenta kelas dunia. Chiesa mengukuhkan diri sebagai bintang Juventus di arena besar menyusul penampilannya di Liga Champions sebelum bersinar di kancah Euro 2020 bersama timnas Italia.


Kevin De Bruyne - Gelandang, Manchester City dan Belgia


Pemain brilian Belgia satu ini didaulat sebagai Pemain Terbaik PFA setelah menginspirasi Manchester City juara Liga Primer Inggris musim lalu, juga membantu skuad Pep Guardiola mencapai final Liga Champions.


Memphis Depay - Penyerang, Barcelona dan Belanda


Penyerang Belanda yang penuh gairah ini akhirnya mewujudkan mimpinya hijrah ke Barcelona setelah membuat catatan gol tertinggi dalam kariernya, yakni 20 gol bersama Lyon musim lalu. Di Euro 2020, dia pun turut mendonasi dua gol bagi Belanda.


Ruben Dias - Bek, Manchester City dan Portugal


Manchester City tahu, mereka punya masalah di jantung pertahanan setelah kehilangan gelar Liga Primer mereka yang jatuh ke tangan Liverpool di edisi 2019/20. Mereka pun berhasil merebutnya kembali setelah memboyong bek sentral Portugal ini, yang kemudian didapuk sebagai Pemain Terbaik FWA.


Angel Di Maria - Gelandang, PSG dan Argentina


Musim lalu, sang winger terlibat dalam 20 gol Paris Saint-Germain, termasuk 15 assist impresifnya. Di Copa America, dia mencetak satu-satunya gol di final bersejarah bagi Argentina dengan mengalahkan Brasil di Rio de Janeiro.


Gianluigi Donnarumma - Kiper, PSG dan Italia


Usai dinobatkan sebagai kiper terbaik Serie A berkat kontribusinya meloloskan AC Milan ke Liga Champions, figur jangkung berumur 22 ini memainkan peran kunci dalam sukses Italia menjuarai Euro 2020 dan terpilih jadi Pemain Terbaik Turnamen.


Bruno Fernandes - Gelandang, Manchester United dan Portugal


Inspirator kebangkitan Manchester United untuk kembali jadi salah satu kekuatan utama di Inggris. Sang gelandang serang mengemas 28 gol di seluruh kompetisi musim lalu, termasuk lima di Liga Europa untuk membantu United menembus final.


Phil Foden - Gelandang, Manchester City dan Inggris


Foden menyabet gelar Pemain Muda Terbaik Liga Primer musim 2020/21 berkat andilnya dalam perjalanan Manchester City ke tangga juara dan masuk seleksi skuad Inggris untuk Euro 2020 tak lama setelah berulang tahun ke-21.


Jack Grealish - Gelandang, Manchester City dan Inggris


Manchester City memecahkan rekor transfer di Inggris dengan merogoh kocek £100 juta untuk Grealish, yang membukukan tujuh gol plus sepuluh assist bagi Aston Villa sebelum bergabung dengan skuad Inggris di Euro 2020.


Ilkay Gundogan - Gelandang, Manchester City dan Jerman


Untuk pertama kali sepanjang kariernya Gundogan menembus dua digit gol dalam satu musim setelah 17 kali menggetarkan jala lawan di semua kompetisi pada 2020/21 lalu, dan kontribusinya krusial untuk membawa Man City jadi kampiun Liga Primer.


Erling Haaland - Penyerang, Borussia Dortmund dan Norwegia


Pemain Norwegia ini mencetak 41 gol dalam 41 pertandingan di semua kompetisi selama musim penuh pertamanya di Borussia Dortmund, menjadi topskor di Liga Champions (10) dan mencetak dua gol kemenangan di final DFB-Pokal atas RB Leipzig.


Achraf Hakimi - Bek, PSG dan Maroko


Paris Saint-Germain bergerak cepat merekrut Hakimi, yang terlibat dalam 16 gol - tujuh di antaranya dicetaknya sendiri - dari posisi bek sayap semusim terakhir bersama Inter Milan yang sukses menjadi kampiun Serie A.


Kai Havertz - Penyerang, Chelsea dan Jerman


Ia awalnya kesulitan beradaptasi di Stamford Bridge setelah pindah ke Chelsea dari Bayer Leverkusen, namun berkembang menjelang akhir musim, mencetak gol penentu kemenangan di final Liga Champions.


Hulk - Penyerang, Atletico Mineiro dan Brasil


Pemain depan Brasil ini menikmati kebangkitan yang luar biasa sejak kembali ke tanah airnya, dengan performa sensasionalnya untuk Atletico Mineiro membuatnya tak mengira bakal dipanggil lagi oleh Selecao pada usia 35 tahun.


Lorenzo Insigne - Penyerang, Napoli dan Italia


Italia menjuarai Euro di Wembley dengan Insigne luar biasa menyumbangkan dua gol dalam perjalanan ke final, termasuk tendangan melengkungnya di perempat-final ke gawang Belgia.


Jorginho - Gelandang, Chelsea dan Italia


Pesepakbola pria terbaik versi UEFA ini membungkam kritik dengan menjadi pengatur tempo dalam kesuksesan Chelsea menjadi juara Liga Champions, sebelum akhirnya membantu Italia menjuarai Euro 2020, yang puncaknya memperlihatkan dominasi atas Inggris pada laga final di Wembley.


Harry Kane - Penyerang, Tottenham dan Inggris


Kane musim lalu menjadi pemain ketiga dalam sejarah Liga Primer Inggris yang menduduki puncak untuk gol dan asis terbanyak dalam musim yang sama, sementara juga menyumbang empat gol pada fase gugur untuk perjalanan Inggris ke final Euro 2020.


N’Golo Kante - Gelandang, Chelsea and Prancis


Dinamo asal Prancis ini turut berperan membawa Chelsea menjadi juara kejutan pada Liga Champions dan menjadi man of the match pada laga final ketika The Blues menumbangkan Manchester City 1-0, di Porto.


Joshua Kimmich - Gelandang, Bayern Munich dan Jerman


Bayern Munich menghadiahi pemain timnas Jerman ini dengan kontrak baru pada Agustus, dan sangat mudah dipahami keputusan tersebut, dengan performa comeback yang ia buat -- yakni mencetak enam gol dan 14 asis.


Koke - Gelandang, Atletico Madrid dan Spanyol


Pemain berposisi sebagai gelandang ini sudah melewati penampilan ke-500 untuk klub kota asalnya, hanya sekali absen dalam musim skuad arahan Diego Simeone menjuarai La Liga. Dengan karyanya, Koke menjadi kunci sukses untuk Atletico.


Takefusa Kubo - Penyerang, Real Madrid (pinjaman di Real Mallorca) dan Jepang


Setelah dua gol dan empat assist selama masa pinjaman musim lalu di Villarreal dan Getafe, winger milik Real Madrid berusia 20 tahun itu tampil mengesankan di Olimpiade, di mana dia mencetak gol di semua tiga pertandingan grup Jepang.


Robert Lewandowski - Striker, Bayern Munich dan Polandia


Pemain Polandia yang produktif ini terus berkembang di usia 33 tahun, mencetak 48 gol hanya dalam 40 penampilan di semua kompetisi pada musim 2020/21, dengan 41 golnya di Bundesliga memecahkan rekor lama satu musim milik Gerd Muller.


Romelu Lukaku - Penyerang, Chelsea dan Belgium


Chelsea merekrut kembali mantan penyerang mereka hanya dengan harga £97,5 juta setelah pemain berusia 28 tahun itu dinobatkan sebagai MVP Serie A musim 2020/21 karena membawa Inter meraih scudetto pertama dalam 11 tahun sebelum kemudian masuk ke dalam Tim Turnamen Euro 2020.


Riyad Mahrez - Penyerang, Manchester City dan Aljazair


Winger Aljazair itu tampil bagus untuk Manchester City di Liga Champions, dengan empat dari 14 gol Mahrez di semua kompetisi musim lalu tercipta di pertandingan babak sistem gugur lawan Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain.


Emiliano Martinez - Kiper, Aston Villa dan Argentina


Arsenal membuat kesalahan dengan menjual pemain Argentina itu ke Aston Villa tahun lalu, karena Martinez dengan cepat membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di Liga Primer sebelum kemudian memenangkan Sarung Tangan Emas di Copa America.


Lautaro Martinez - Penyerang, Inter dan Argentina


Inter mungkin telah kehilangan Romelu Lukaku pada musim panas tetapi mereka berhasil mempertahankan kaki tangannya, yang sekarang akan dihargai atas perannya dalam kesuksesan Scudetto musim lalu (19 gol, tujuh assist) dengan perpanjangan kontrak.


Kylian Mbappe - Penyerang, PSG dan Prancis


Penyerang yang cetak 42 gol di semua kompetisi musim lalu merupakan tertinggi dalam kariernya, dan membantunya finis sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1, serta membintangi kemenangan babak sistem gugur Liga Champions Paris Saint-Germain di Barcelona dan Bayern Munich.


Edouard Mendy - Kiper, Chelsea dan Senegal


Mendy menyamai rekor tidak kebobolan terbanyak dalam satu musim Liga Champions (sembilan kali) pada musim debutnya yang luar biasa di Stamford Bridge dengan memenangkan Liga Champions di musim pertamanya dalam kompetisi tersebut.


Lionel Messi - Penyerang, PSG dan Argentina


Bintang PSG yang baru meraih penghargaan pencetak gol terbanyak kedelapan di La Liga bersama Barcelona sebelum mengambil Bola Emas dan Sepatu Emas di Copa America, di mana Argentina memenangkan turnamen internasional besar pertama sejak 1993.


Gerard Moreno - Penyerang, Villarreal dan Spanyol


Pada usia 29 tahun, Moreno telah naik ke level yang lebih tinggi, dengan mencetak 30 gol, termasuk tujuh gol dalam kemenangan Villarreal di Liga Europa, yang membuatnya meraih penghargaan sebagai pemain terbaik turnamen.


Mason Mount - Gelandang, Chelsea dan Inggris


Gelandang ini jadi salah satu pilar andalan Thomas Tuchel musim lalu. Ia mencetak sembilan gol dan delapan assist di lintas ajang, termasuk umpan terobosan untuk gol kemenangan Kai Havertz pada final Liga Champions.


Keylor Navas - Kiper, PSG dan Kosta Rika


Paris Saint-Germain memang telah mendatangkan Gigi Donnarumma, tapi mereka tak pernah mempertimbangkan untuk melepas Navas. Performa nama terakhir bagus di musim lalu, termasuk penyelamatan penting penalti Lionel Messi di Liga Champions.


Neymar - Penyerang, PSG dan Brasil


Sang penyerang dirongrong cedera musim lalu, tapi ia masih mengantongi 17 gol di semua kompetisi untuk Paris Saint-Germain, sebelum tampil menonjol bareng timnas Brasil saat menembus final Copa America.


Jan Oblak - Kiper, Atletico Madrid dan Slovenia


Sebagai penegasan status satu di antara penjaga gawang terhebat di dunia, Oblak dinobatkan sebagai Pemain Terbaik LaLiga musim 2020/21 setelah mencatatkan 18 nirbobol untuk membantu Atletico Madrid juara.


Pedri - Gelandang, Barcelona dan Spanyol


Pedri menjalin hubungan erat dengan mantan kapten Barca, Lionel Messi, sebelum ia menerima penghargaan Pemain Muda Terbaik pada Euro 2020. Penampilan yang matang bersama timnas Spanyol.


Paul Pogba - Gelandang, Manchester United dan Prancis


Gelandang Manchester United yang penuh teka-teki ini memamerkan bakatnya di Euro 2020 dengan penampilan mengesankan di sepanjang turnamen.


Christian Pulisic - Gelandang, Chelsea dan Amerika Serikat


Setelah memainkan perannya bersama Chelsea untuk merengkuh Liga Champions, pemain sayap ini memimpin negaranya untuk menjuarai Liga Negara CONCACAF, dengan Pulisic mencetak gol kemenangan lewat tendangan penaltinya saat melawan Meksiko di final.


Cristiano Ronaldo - Penyerang, Manchester United dan Portugal


Manchester United mengambil kesempatan untuk memulangkan megabintang Portugal ini ke Old Trafford, yang sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak Serie A (29 gol) bersama Juventus dan Euro 2020 (lima gol) musim lalu.


Mohamed Salah - Penyerang, Liverpool dan Mesir


Pemain Liverpool pertama yang mencetak lebih dari 20 gol dalam tiga musim berbeda di Liga Primer, penyerang asal Mesir ini total membukukan 31 gol di semua kompetisi saat dia membantu The Reds yang dilanda cedera untuk finis di urutan keempat.


Luke Shaw - Bek, Manchester United dan Inggris


Shaw membuktikan dirinya adalah salah satu bek kiri terbaik di dunia, dengan penampilannya bersama Manchester United dan Inggris tahun lalu, bahkan nyaris memenangkan Euro 2020 dengan gol pembukanya pada kekalahan terakhir di final lawan Italia.


Mohamed Sherif - Penyerang, Al Ahly dan Mesir


Sherif memuncaki tangga topskor Liga Primer Mesir (21 gol) dan Liga Champions Afrika (6), di mana ia mencetak gol di kedua leg semi-final versus Esperance sebelum membuka keunggulan saat mengalahkan Kaizer Chiefs di final.


Son Heung-min - Penyerang, Tottenham dan Korea Selatan


Produktivitas Son meledak di 2020/21, duetnya bersama Harry Kane di Tottenham menghasilkan 22 gol dan 17 assist di semua kompetisi bagi penyerang Korea Selatan itu.


Raheem Sterling - Penyerang, Manchester City dan Inggris


Sterling membungkam para peragu dengan menjadi tumpuan Inggris seiring langkah mereka menuju final Euro 2020 musim panas ini.


Luis Suarez - Penyerang, Atletico Madrid dan Uruguay


Dibuang Barcelona adalah sengsara pembawa nikmat bagi Suarez, yang membawa Atletico Madrid juara La Liga dengan torehan 21 golnya, termasuk dua lesakkan krusial di dua laga terakhir.


Burak Yilmaz - Penyerang, Lille dan Turki


Salah satu pembelian terbaik musim lalu, Yilmaz langsung merajai Ligue 1. Ia mencetak 16 gol dari 28 laga dan membawa Lille menjegal Paris Saint-Germain untuk jadi kampiun Prancis, pertama kalinya dalam 10 tahun.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lionel Messi, Cristiano Ronaldo & Mohamed Salah Hiasi Daftar Kandidat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel