Kisah Miris Harta Korban Erupsi Semeru Dijarah, Kulkas hingga Kambing Raib - Berita.Lagioke.Net

Kisah Miris Harta Korban Erupsi Semeru Dijarah, Kulkas hingga Kambing Raib


'Sudah jatuh tertimpa tangga pula'. Peribahasa inilah yang menggambarkan bagaimana kepedihan sebagian korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi korban penjarahan. Bahkan, harta mereka ludes diambil oleh orang tidak punya pukiran dan hati nurani.

Akun Twitter @Mei2Namaku membagikan video pengakuan seorang warga yang menjadi korban erupsi Semeru. Di postingan tersebut, seorang warga yang merupakan emak-emak mengaku hewan ternaknya dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kok tega banget ada orang tidak bertanggung jawab mengambil kesempatan di saat saudaranya kena musibah," bunyi keterangan postingan yang diunggah pada Kamis (09/12/2021).

Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik tersebut seorang warga di Dusun Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, mengalami hal memilukan saat ia terkena musibah. Bayangkan saja, siapa yang tidak sedih dan marah saat korban erupsi Semeru malah menjadi korban penjarahan.

Dalam pengakuannya, emak-emak tersebut kehilangan hewan ternaknya berupa dua ekor kambing. Ia menyebut orang yang mencuri  kambingnya diduga beraksi saat ia dan warga lainnya menyelamatkan diri ketika erupsi Semeru terjadi.


"Warga Curah Kobokan yang menjadi korban erupsi Gunung (Semeru) dan sedikit barangnya dijarah oleh orang tidak bertanggung jawab. Apa saja yang diambil, Buk?," ucap perekam video.

"Kambing laki-laki (jantan) satu, yang perempuan (betina) lagi bunting," jawab emak-emak tersebut yang merupakan korban erupsi Gunung Semeru.

Begitulah pengakuan warga yang menjadi korban penjarahan pasca erupsi Gunung Semeru. Ia tak menyangka dua ekor hewan ternaknya ludes dicuri maling saat dirinya terkena musibah. Hal itulah yang membuat publik geram dengan orang yang tega melakukan hal tersebut.


Tidak hanya itu saja, emak-emak itu juga mengaku tetangganya mengalami hal sama. Sang tetangga disebut menjadi korban penjarahan usai barang-barang di rumah seperti kulkas diambil oleh orang tidak bertanggung jawab.

"Punyanya tetangga kulkas (diambil) juga," ucapnya lagi.

Pengakuan korban erupsi Gunung Semeru tersebut tentu sangat mengagetkan publik. Terlebih, hal tersebut dianggap sangat tidak manusiawi lantaran warga setempat tengah terkena musibah, namun malah menjadi korban penjarahan.

Tak ayal, video yang telah dilihat 1,300 kali tersebut membuat publik geram. Pasalnya, mereka menganggap aksi pencurian di tengah musibah sangat tidak bisa dimaafkan. Apalagi, emak-emak tersebut merupakan korban erupsi Semeru.

Kini, video tersebut telah beredar di berbagai media sosial hingga menuai amarah dari warganet. Di sisi lain, publik juga mendesak kepolisian agar mengamankan rumah warga yang menjadi korban erupsi Semeru yang dianggap rentan menjadi sasaran tempat penjarahan dari orang tidak bertanggung jawab.

"Selalu ada kesempatan di stiap kejadian dan selalu ada keberkahan di stiap kejadian," tulis @kopilelet46.

"Kalo ketemu tuh maling harus diikat di pohon pas erupsi biar matang sekalian," sahut @WarnitiK.

"Kok tega, ya," lanjut@tony_kunc.

"Jadi ingat musibah gempa Jogja 2006 yang lewat, banyak motor yang hilang, hewan ternak, barang-barang lainnya karena ditinggal pemiliknya mengungsi ke posko-posko yang aman. Bahkan, bantuan yang diperuntukkan kepada kelompok ada juga yang ditilep untuk kepentingan pribadi," timpal @yuliuswiwin1.

Sumber: kumparan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kisah Miris Harta Korban Erupsi Semeru Dijarah, Kulkas hingga Kambing Raib"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel