Viral Banjir Lahar Dingin Semeru Jadi Tontonan, Warganet: Jangan Dekat-dekat Itu Bahaya! - Berita.Lagioke.Net

Viral Banjir Lahar Dingin Semeru Jadi Tontonan, Warganet: Jangan Dekat-dekat Itu Bahaya!


Banjir lahar dingin membawa material vulkanik Gunung Semeru usai hujan deras mengguyur kaki Gunung Semeru. Bukannya menghindar, warga justru menonton fenomena alam tersebut di kawasan Jembatan Gantung Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/12/2021).



Video yang memperlihatkan momen tersebut diunggah oleh akun instagram @lumajangsatu.



Dalam video terlihat sejumlah warga berada di pinggir aliran lahar dingin yang melewati bawah jembatan. Bahkan, ada beberapa orang yang terlihat berdiri di atas jembatan.

Padahal, lahar dingin yang membawa material vulkanik tersebut terlihat masih mengeluarkan asap. Sementara mereka berada di jarak yang cukup dekat dengan aliran lahar dingin tersebut.

Hal itu pun terlihat sangat berbahaya. Apalagi, sebelumnya aliran lahar dingin sempat meruntuhkan Jembatan Gladak Perak yang berada di Dusun Curah Kobokan.

Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.



"Jangan deket2 dong itu warga, kan bahaya," ujar @kiya***



"Uwaww lahar panassss, enak gae nggodok telur ayam gelis mateng," kata @mfais***



"Sangar ancen wong2 iku," ucap @piqo***

"Banyak yg pake masker, partikel debunya klu terhirup kan bahaya," ujar @henny***

"Aneh sama rakyat indo. Bencana berbahaya nonton, giliran ada korban yg di hujat petugas. Kocak," kata @neti***



"Jan wong2 iku ga duwe wedih blasss," kata @qlbu***



"Suka aneh sma org2, bencana udh jdi tempat wisata dan pertunjukan," ujar @mimi***



"Wong" Iki ko' Ndak onk wedine yo...aneh," ujar @anin***

"Heran sama tu orang-orang padahal udah jelas" kayak gitu kok malah ditontoh...Hadeuhhh," ujar @_vivi***.

Sumber: suara.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Viral Banjir Lahar Dingin Semeru Jadi Tontonan, Warganet: Jangan Dekat-dekat Itu Bahaya!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel